Penumpangnya Hanya Pake Handuk, Makes This Ojek Going Crazy ! - Cumiblogger | Gudang Berita | Informasi Terbaru
Segera daftarkan diri anda sekarang juga! Promo Bonus Deposit 10% untuk newmember bonus di bagikan setiap hari.

Breaking

Cumiblogger | Gudang Berita | Informasi Terbaru

Gudang Berita Bola International | Berita Terkini

Advertisement

Post Top Ad

Advertisement
Advertisement

Tuesday, November 21, 2017

Penumpangnya Hanya Pake Handuk, Makes This Ojek Going Crazy !


Bandar Bola - Masyarakat khususnya para orang tua hendaknya hati-hati dalam mempercayakan anak ke tukang ojek untuk antar jemput sekolah.

Pasalnya, di Prabumulih seorang tukang ojek yakni Mulyadi bin Usman (46) warga Jalan Anggrek RT 03 RW 03 Kelurahan Prabumulih kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, tega mencabuli anak sekolah dasar inisial PW (9) yang merupakan langganan antar jemput ke sekolah.Mirisnya, korban yang merupakan anak yatim tersebut dicabuli pelaku bukan hanya sekali saja namun sudah untuk kesekian kalinya dan diduga dibawah ancaman.
Pencabulan tersebut dilakukan pelaku ketika rumah korban sepi ditinggal sang ibu bekerja sebagai tukang cuci.Peristiwa itu sendiri terjadi di kediaman korban di Kelurahan Mutang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, pada Senin (20/11/2017) sekitar pukul 14.00.Beruntung aksi bejat pelaku berhasil diketahui Ketua RT yakni Azhari yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban.
Selanjutnya Azhari bersama warga menghubungi petugas dan meringkus tukang ojek cabul tersebut.
Akibat peristiwa pencabulan itu, korban PW mengalami trauma mendalam dan diduga menderita luka lecet di bagian kemaluan.
Informasi berhasil dihimpun Tribun Sumsel, peristiwa pencabulan itu terjadi bermula ketikan Mulyadi mendapat yang telah setahun dipercaya MS ibu korban untuk antar jemput anaknya PW sekolah.
Lalu pada Senin (20/11/2017) karena PW masuk siang pelaku Mulyadi datang ke rumah sekitar pukul 12.00 untuk mengantar sekolah. 

Lantaran masuk sekolah sekitar pukul 13.00 dan belum mandi, korban kemudian mempersilahkan pelaku menunggu karena dirinya hendak mandi.Pelaku lalu menuju ruang keluarga rumah korban dan melihat korban tengah menonton televisi sembari melepas pakaian dan memakai handuk hendak mandi. 
Entah setan apa yang merasuki pelaku, ketika melihat korban mengenakan handuk hasrat pelaku langsung memuncak.Mulyadi lalu menutup pintu depan rumah agar tidak ada warga yang mengetahui aksi bejat yang akan dilakukannya.

Selanjutnya, Mulyadi menghampiri dan langsung memeluk korban dari belakang serta menciumi gadis mungil itu, korban yang kaget sempat menjerit.
  
Namun diduga diancam dan tubuh pelaku yang besar membuat korban takut dan hanya bisa pasrah.
Melihat korban diam, pelaku lalu merebahkan badan korban ke kasur di ruang keluarga dan tanpa membuang waktu pelaku langsung menggerayangi seluruh bagian tubuh korban.

Selanjutnya, Mulyadi yang kemudian sudah dikuasai nafsu lalu membuka celana dan melakukan perbuatan tak senonoh itu kepada anak yatim yang malang tersebut.
Usai melakukan perbuatannya, pelaku kemudian membersihkan bekas sperma dari tubuh korban menggunakan sprei kasur dan mencuci di kamar mandi.
 
Sementara disaat bersamaan, Ketua RT setempat yakni Azhari yang merupakan tetangga sebelah rumah korban curiga melihat tukang ojek masuk rumah dalam keadaan tertutup.


Selanjutnya sang RT mendesak apa yang dilakukan hingga akhirnya korban PW menceritakan apa yang dialaminya. Mendengar itu, Azhari dan warga yang geram kemudian meringkus pelaku. Selanjutnya,

Azhari dan warga menghubungi polisi untuk kemudian menggelandang pria anak satu itu ke Mapolres Prabumulih.

Dihadapan polisi, Mulyadi mengakui pencabulan dilakukannya itu sudah untuk kedua kalinya ketika rumah sedang sepi.
 
 
"Saya hanya gesek saja pak tidak berhubungan suami istri, ini sudah kedua kalinya, pertama tiga minggu lalu. Saya tiba-tiba nafsu melihat dia (korban-red) makanya langsung saya cabuli, mendadak nafsu dan tegang," ungkapnya seraya mengatakan sudah tiga hari tidak diberi jatah oleh istri karena halangan. 
Mulyadi menuturkan, dirinya sangat menyesal atas perbuatan dilakukannya tersebut terlebih dirinya memiliki istri dan anak.

"Saya itu langganan ojek sudah setahun dan tiap bulan dibayar Rp 70 ribu untuk antar jemput dia, tidak tahu kenapa dan setan apa tiba-tiba merasuki hingga membuat saya melakukan itu," katanya.
 

 


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Advertisement