Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoax Soal Gunung Agung - Cumiblogger | Gudang Berita | Informasi Terbaru
Segera daftarkan diri anda sekarang juga! Promo Bonus Deposit 10% untuk newmember bonus di bagikan setiap hari.

Breaking

Cumiblogger | Gudang Berita | Informasi Terbaru

Gudang Berita Bola International | Berita Terkini

Advertisement

Post Top Ad

Advertisement
Advertisement

Tuesday, November 21, 2017

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoax Soal Gunung Agung

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Sebar Hoax Soal Gunung Agung

Bandar Togel, Jakarta - Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, meletus pada Selasa (21/11/2017).

Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gede Suantika.

Terkait dengan meletusnya Gunung Agung, Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kasbani menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebar kabar palsu tentang Gunung Agung.

"Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Agung yang tidak jelas sumbernya," kata Kasbani dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Bolautama.com

Selain itu, Kasbani mengatakan, kondisi terkini Gunung Agung bisa dipantau melalui aplikasi Magma Indonesia yang bisa diunduh di Google Play Store.

Baca Juga : Kawasaki Masih Ogah Main Motor Listrik, Alasannya?


Informasi mengenai status Gunung Agung juga bisa diakses melalui laman situs https://magma.vsi.esdm.go.id.

Dia juga menyebut, masyarakat dapat melaporkan kejadian-kejadian berkaitan dengan aktivitas Gunung Agung melalui fitur Lapor Bencana.

Kondisi Terkini Soal Gunung Agung

Sekadar informasi, Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil menjelaskan, letusan terjadi pada pukul 17.05 WITA.

"Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah timur-tenggara. Letusan masih terus berlangsung," ujarnya.

‎Ia menambahkan, masyarakat di sekitar Gunung Agung, pendaki, dan wisatawan agar tidak mendaki dan tidak beraktivitas apa pun di zona perkiraan bahaya.

Zona merah berada di area kawah Gunung Agung dan di seluruh area dalam radius enam kilometer dari kawah Puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timur laut, tenggara-selatan, dan barat daya sejauh 7.5 kilometer.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Advertisement